Biologi merupakan bagian dari Ilmu pengetahuan yang memiliki nilai kebenaran, berupa fakta, dan bersifat logis.

Senin, 17 Juli 2017

Pertumbuhan dan Perkembangan

Pertumbuhan  dan  perkembangan  merupakan  dua  istilah  yang  berbeda  namun seringkali  orang  kesulitan  untuk  membedakannya.  Bahkan  orang  cenderung untuk menyamakan kedua  istilah  tersebut  padahal  jika  dikaji  lebih  dalam  kedua istilah  tersebut  sangatlah  berbeda.  Dalam  Biologi,  istilah  pertumbuhan  dan perkembangan  perbedaannya  tidak  hanya  terbatas  pada  istilah  saja  tetapi  juga sampai  pada  konsep  keilmuannya.  Jika  kedua  istilah  tersebut  belum  dipahami secara  benar  menurut  konsep  keilmuannya,  akan  terjadi  kesulitan  yang  lebih besar  lagi  manakala  kita  dihadapkan  kepada  konsep  tentang  reproduksi  atau perkembangbiakan.
Karena  itu,  perlu  dipahami  secara  jelas  mengenai  pertumbuhan  dan perkembangan,  apa  dan  bagaimana  peranannya  terhadap  kelangsungan  hidup organisme  sampai  kepada  cara  reproduksi  organisme  tersebut.  Hal  ini  perlu untuk menghindari terjadinya kesalahan pengertian terhadap ketiga konsep yaitu pertumbuhan, perkembangan dan reproduksi atau perkembangbiakan, sehingga kita  mampu  mengaitkan  antara  konsep  yang  satu  dengan  konsep  lainnya  serta mampu  menerapkan  ketiga  konsep  tersebut  dalam  kehidupan  nyata.  Materi berikut  ini  membahas  mengenai  perbedaan  antara  pertumbuhan  dan perkembangan,  pertumbuhan  primer  dan  sekunder,  serta  faktor-faktor  yang mempengaruhi  pertumbuhan  dan  perkembangan.
1.      Apa Pertumbuhan Itu?
Makhluk  hidup  multiseluler  berasal  dari  sel  yang  membelah  secara  mitosis secara berkelanjutan untuk membentuk jaringan-jaringan. Selain sel bertambah, yang menambah massa jaringan, ada juga sel-sel yaang mati yang mengurangi massa jaringan. Jika sel-sel baru yang hidup lebih banyak jumlahnya dari sel-sel yang  mati,  maka  massa  tubuh  bertambah.  Bagaimana  jika  sel  baru  yang  hidup sama atau lebih sedikit dari sel-sel yang mati? 
Pertumbuhan  adalah  suatu  kondisi  bertambahnya  massa,  volume,  atau  luas permukaan  tubuh  individu  makhluk  hidup  seiring  dengan  bertambahnya  waktu. Laju  pertumbuhan  adalah  pertumbuhan  dibagi  waktu.  Untuk  memudahkan dalam mempelajari pertumbuhan maka dibuatlah grafik/kurva yang menunjukkan hubungan  antara  volume  tubuh  terhadap  waktu.  Telah  diketahui  bahwa  kurva yang banyak digunakan untuk menganalisis pertumbuhan makhluk hidup adalah kurva sigmoid seperti yang terlihat pada gambar berikut.
Gambar Kurva Sigmoid
(Sumber : Anand, S. 2010. Plant growth and development. http://textbook.s-anand.net/ncert/class- 11/biology/15-plant-growth-and-development)

Pada lag phase (fase lambat) laju pertumbuhan rendah, pertambahan sel terjadi secara  lambat,  ini  terjadi  karena  sel-sel/tubuh  masih  beradaptasi  dengan lingkungan.  Pada  exponential  phase  (fase  eksponensial)  pertumbuhan  terjadi dengan  laju  tinggi,  di  mana  sel-sel  bertambah  dengan  cepat.  Pada  stationary phase  (fase  stasioner)  pertumbuhan  berlangsung  dengan  laju  nol,  artinya  tidak ada  lagi  pertambahan  sel  karena  jumlah  sel  baru  yang  hidup  sama  dengan jumlah sel-sel yang mati.

2.      Apa Perkembangan Itu?
Perkembangan  terjadinya  perubahan  morfologi  progresif.  Mulai  dari  zigot  yang membelah,  terus  berlanjut  membentuk  sel-sel  lain,  jaringan,  jaringan  baru  dan organ-organ  baru  melalui  proses  diferensiasi  morfogenesis  sehingga  pada akhirnya  terbentuk  makhuk  hidup  yang  sempurna.  Sebagai  contoh  kita  ambil perkembangan tanaman Brassica rapa.
Perkembangan  tanaman  dimulai  dari  germinasi  (perkecambahan)  yaitu berkembangnya embrio dari fase istirahat. Pada germinasi energi yang tersimpan dalam  biji  diserap  oleh  embrio.  Embrio  mulai  tumbuh,  ukurannya  meningkat, jumlah  sel-selnya  makin  banyak  dan  bertambah  kompleks,  dan  terbentuklah jaringan dan organ-organ. Lingkungan dan genetik memainkan peranan penting dalam  mengatur  pertumbuhan  dan  perkembangan.  Energi  untuk  pertumbuhan berasal dari fotosintesis.
Munculnya bunga adalah awal dari reproduksi seksual. Bunga menghasilkan sel- sel  kelamin  (sperma  dan  telur),  yang  merupakan  fungsi  utama  bunga.  Dengan adanya  bunga  maka  tanaman  dapat  melakukan  penyerbukan.  Penyerbukan (pollination)  adalah proses perkawinan  pada  tanaman.  Pada bunga, serbuk  sari (pollen)  hinggap  di  kepala  putik  (stigma)  melalui  berbagai  mekanisme.  Pada tanaman  brasica  serbuk  sari  mencapai  putik  karena  dibawa  oleh  lebah  dan serangga-serangga lain. 
Dengan penyerbukan maka terjadi fertilisasi, selanjutnya terjadi zigot dan embrio. Embrio  berkembang  menjadi  individu  tanaman  baru. Berikut  ini  deskripsi  tahap- tahap perkembangan tumbuhan Brassica rapa (sawi putih). Daur hidup Brassica rapa  cukup  pendek  yaitu  35-40  hari  dari  mulai  biji  ditanam  hingga  biji  dipanen.
Gambar Perkembangan Pada Tanaman Brassica rapa
Share:

0 komentar:

Posting Komentar

Recent Posts

Unordered List

Pages

Theme Support